Olahraga Domino Resmi Jadi Cabor, Pengcab Ketapang Gelar Kejuaraan Untuk Cari Atlet Berbakat

Gambar : Foto Bersama Pengcab Federasi Olahraga Domino Nasional Kab. Ketapang
Gambar : Foto Bersama Pengcab Federasi Olahraga Domino Nasional Kab. Ketapang

Ketapang, KABAR KETAPANG – Domino resmi menjadi cabang olahraga (Cabor) pada 7 Januari 2026 lalu. Olahraga yang dikenal dengan sebutan gaple ini telah resmi menjadi cabor prestasi profesional di Indonesia di bawah naungan Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO).

Untuk mengenalkan olahraga ini, Pengurus Cabang (Pengcab) Kabupaten Ketapang menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado, di Cafe Meiji, Jalan. DI. Pandjaitan, Kamis malam (27/02/2026)

Sebanyak 24 tim turut serta dalam kejuaraaan ini. Mereka bertanding dalam dua kategori yang dipertandingkan yakni Umum dan Under 18 yakni antara usia 14 – 18 Tahun. Juara pertama akan mewakili Ketapang pada kejuaraan tingkat Provinsi yang akan digelar pada awal April 2026.

Ketua Pengcab Orado Ketapang Citra Eka Syandi, ST.,MT mengatakan, setelah resmi menjadi cabang olahraga, diharapkan Orado bisa menjadi ajang kaderisasi atlet sekaligus memperbaiki image permainan domino yang identik dengan hal yang mungkin kurang positif.

“Regulasi permainan sudah ditetapkan, federasi olahraga Domino nasional sudah disahkan, kita berusaha untuk menciptakan kaderisasi untuk mencari atlet baru yang baik seperti cabang olaraga lainya,” jelasnya.

Dijelaskannya, domino merupakan olahraga yang mengasah logika, konsentrasi, strategi, dan memori untuk membaca langkah lawan seperti olahrga bridge. Setelah resmi menjadi cabang olahraga, sudah ada aturan baku untuk permainan Orado. Pertandingian diawasi wasit yang jelas Sehingga Orado tidak lagi ke arah negatif.

Animo dalam kejuaraan ini menurut Citra sangat luar biasa. Setelah sekitar tiga minggu sosialisasi, pendaftar cukup ramai, dari target yang hanya 12 tim peserta. Karena keterbatasan waktu sehingga peserta dibatasi hanya 24 tim saja. Masing-masing 8 peserta kategori Under 18 dan 16 peserta kategori Umum.

“Alhamdulilah antusiasme masyarakat Ketapang angat tinggi,” terang Citra

Hal senada juga disampaikan Seketaris Pengcab Orado Ketapang, Dedi Irawan, A.Md mengatakan, Melalui Kejurcab ini, diharapkan muncul atlet dan kader baru.

Kedepan, kita berdayakan warung kopi yang ada di Ketapang dan akan dijadikan rujukan untuk lebih mengenalkan olahraga ini.

“Tujuannya supaya orang bermain Domino tidak serampungan,” terang Dedi

Sementara Hendi Meiji Saputra, S. Kom, Ketua Bidang Kompetisi mengatakan, dengan terbentuknya orado di ketapang, semakin banyak cabor yang ada. Dengan adanya cabor baru ini, agar dapat menjadi bagian pembinaan dari cabor cabor lainnya.

“Kami yakin dan
Percaya bahwa Federasi olahraga Domino nasional Kabupaten Ketapang (Orado) akan berkembang signifikan serta banyak diminati masyarakat” jelas Hendi. (Br)