Ketapang, KABAR KETAPANG – Kontingen Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kalimantan Barat asal Ketapang telah memberikan yang terbaik dalam debutnya di ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) I Orado 2026. Bertempat di JSI Resort, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, para atlet Kalbar yang berasal dari Ketapang telah berusaha semaksimal mungkin untuk bersaing dengan atlet – atlet tangguh diseluruh provinsi se Indonesia. Hal ini akan diperhitungkan untuk masa yang akan datang.
Selama tiga hari kompetisi pada 24-26 April 2026, Kalbar menurunkan kekuatan penuh, sebanyak 13 personel yang terdiri dari atlet pilihan, pelatih, dan official, yang berada di bawah komando langsung Ketua Pengprov Orado Kalbar, Mohamad Qadhafy.
Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Tim Senior Orado Kalbar. Di tengah kepungan atlet-atlet unggulan dari seluruh penjuru nusantara, mereka sukses melaju hingga babak 16 besar. Keberhasilan menembus jajaran elit nasional ini menjadi catatan emas, mengingat ketatnya persaingan dan dominasi tim-tim besar dari Pulau Jawa.
Sementara itu, Tim Junior harus terhenti di babak penyisihan, semangat mereka tetap mendapatkan apresiasi tinggi. Penampilan para atlet muda ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dan jam terbang yang terpenting untuk memastikan regenerasi atlet Orado Kalbar terus berlanjut.
Menurut ketua Pengcab Ketapang Citra Eka Syandi, merasa bangga atas perjuangan seluruh tim. Baginya, hasil di Bogor menjadi pondasi kuat untuk masa depan olahraga ini di daerah.
“Masuk ke top 16 besar nasional di kategori senior adalah bukti nyata bahwa secara teknis dan mental, atlet Kalbar yang berasal dari Ketapang sudah setara dengan pemain papan atas Indonesia. Untuk tim junior, ini adalah proses perlahan untuk mengembangkan bakatnya kedepan. Kami dari Pengcab Ketapang akan mengevaluasi untuk atlet-atlet Ketapang dan kedepan kami akan tetap berjuang Ketapang akan tampil di kejurnas mendatang,” kata Citra.
Kehadiran Orado Kalbar asal Ketapang di Kejurnas I ini diharapkan menjadi katalisator bagi perkembangan olahraga domino di Kerapang sekaligus mengukuhkan posisi daerah sebagai salah satu lumbung atlet berbakat yang siap bersaing di level Kabupaten, Provinsi bahkan internasional. (Br)